Pages

Kamis, 23 Januari 2020

The Danish Girl : Transformasi Einar Menjadi Lili Elbe

“His ultimate hope was to die in order that Lili might awaken to a new life.”

~Lili Elbe 
( 28 Desember 1882 - 13 September 1931) 
Kembali lagi menemukan biopik dengan kisah cinta yang tidak biasa. Kali ini, tentang pasangan suami istri asal Denmark yang dikenal sebagai pasangan pelukis kelas atas, Einar  Magnus Andreas Wegener dan Gerda Marie Fredrikke Gottlieb. 

Film dengan setting kota Kopenhagen tahun 1920-an ini menampilkan kehidupan Einar dan Gerda yang mesra seperti pasangan umumnya. Mereka tinggal di sebuah apartemen mewah yang terletak di pusat kota dan sering hadir di berbagai pesta untuk seniman kelas atas. Hingga suatu hari terjadi suatu hal yang mengubah kehidupan keduanya. Tidak hanya menghancurkan rumah tangga yang telah belasan tahun mereka bina tapi juga karier melukis Einar. 
Poster film The Danish Girl
Model Yang Terlambat Datang
Hari itu, Gerda (Alicia Vikander)  sedang menyelesaikan lukisan potret seorang penari terkenal yang juga sahabatnya, Anna Larssen yang dalam filmnya namanya diubah menjadi Ulla Paulson (Amber Heard). Namun ditunggu hingga berjam-jam, Ulla belum juga datang sehingga Gerda meminta bantuan suaminya, Einar (Eddie Redmayne) untuk menggantikan Ulla. Einar yang awalnya keberatan kemudian bersedia mengenakan stoking putih dan sepatu perempuan sesuai lukisan aslinya. Saat Gerda sedang melukis Einar, Ulla datang dan dengan bercanda mengatakan," jangan-jangan, dalam kehidupan sebelumnya kamu itu  seorang perempuan." 
Potret diri Anna Larssen dengan Einar (Lili) sebagai model pengganti

Sejak mengenakan baju perempuan saat menggantikan Ulla, Einar merasa ada perubahan dalam dirinya. Dia merasa sangat nyaman dan menikmatinya. Dia juga mulai memakai pakaian dalam milik Gerda untuk dia kenakan di balik kemejanya. Dia beberapa kali mengendap ke teater tempat Ulla berlatih untuk merasakan sensasi saat mengenakan busana perempuan yang ada di ruang kostum gedung pertunjukan itu.  




Anna Larssen di film dan dunia nyata

Ketika mendapat undangan untuk menghadiri acara pertemuan seniman, muncul ide Gerda untuk mendandani Einar seperti perempuan dan mengaku sebagai Lili, sepupu Einar. Mendengar ide tersebut, Einar dengan antusias menerimanya. Keduanya  pun datang sebagai Gerda dan Lili. Permainan dimulai...

Sayangnya, Einar kemudian semakin larut dengan permainan tersebut. Dari mulai hanya pada momen tertentu, kini Lili mulai mendominasi dan perlahan ingin melenyapkan Einar. "Aku tidak membutuhkan Lili, Aku merindukan suamiku," tangis Gerda. Lalu dengan dingin Lili menjawab," Lili telah membunuh Einar. Dia sudah mati." 
Lili di dunia nyata dan film
Einar semakin sering menjadi Lili
Hidup Baru Sebagai Lili Elbe 
Setelah Lili menggantikan Einar, Gerda pun berusaha menerima kenyataan tersebut walau hatinya sakit. Cintanya yang begitu besar pada Einar membuatnya bekerja keras mengumpulkan uang demi mewujudkan keinginan Einar menjadi perempuan seutuhnya. Selama ini mereka masih menyembunyikan kondisi Einar karena Denmark masih menolak orang-orang dengan kondisi seperti Einar. 

Namun, lukisan Gerda yang selalu menampilkan Lili sebagai modelnya akhirnya berhasil mengungkap siapa sosok perempuan bermata indah yang menjadi model di banyak lukisan Gerda. Dia tak lain adalah suami Gerda, Einar! Hal ini kemudian mendorong mereka pindah ke kota Paris yang lebih bersikap terbuka terhadap kaum transpuan atau waria seperti Einar. 








Tidak hanya itu, Gerda juga berusaha menemukan, Baron Hans Axgil (Matthias Schoenaerts), laki-laki pertama yang pernah mencium Einar saat masih remaja. Sayangnya, Einar harus menerima kenyataan karena ternyata Hans mencium Einar secara spontan tanpa perasaan apa-apa. Waktu itu dia melihat Einar tampak cantik saat mengenakan apron milik neneknya, sehingga dia merasa gemas dan mencium Einar. 

Hans justru lebih menaruh perhatian pada Gerda dan atas permintaan Gerda pula, Hans kemudian mencarikan dokter yang bisa membantu menyelesaikan masalah Einar. Dialah, dr. Kurt Warnekros (Sebastian Koch), yang menawarkan solusi kontroversial untuk mengganti kelamin Einar dari laki-laki menjadi seorang perempuan. Tapi operasi ini tentu penuh risiko karena Einar merupakan orang pertama yang berani melakukannya. 
Baron Hans Axgil
Akhir Kehidupan Lili Elbe
Dalam buku autobiografinya, "Man into Woman : The First Sex Change" Einar menjelaskan kalau kemungkinan dia lahir dengan sindrom Klinefelter, sindrom berlebihnya kromosom X pada laki-laki. Pernikahannya dengan Gerda pada tahun 1904 tidak hanya menjadikan keduanya pasangan suami istri tapi juga sahabat hingga akhir hayat Einar yang telah resmi menjadi Lili Elbe. 

Namun, banyak juga yang menduga kalau peran Gerda dalam perubahan jati diri Einar menjadi Lili itu sangat besar. Selain mendorong suaminya berpakaian seperti perempuan dan berpose untuknya selama bertahun-tahun, ada spekulasi kalau Gerda seorang biseksual. Apalagi lukisan Gerda juga didominasi lukisan perempuan telanjang termasuk lukisan percintaan sesama perempuan. Tapi spekulasi tersebut tidak terbukti karena pada tahun 1931, Gerda menikah lagi dengan seorang tentara berkebangsaan Italia, Fernando Porta.
Gerda dan Lili Elbe

Meski Gerda telah berhasil mewujudkan keinginan Einar menjadi perempuan seutuhnya sebagai Lili Elbe. Namun masyarakat masih sulit menerima jati dirinya barunya ini. Setelah Einar resmi menjadi Lili Elbe pada tahun 1930, Raja Denmark membatalkan pernikahan mereka.  

Lili Elbe hanya merasakan setahun sebagai perempuan, dia meninggal dunia setelah operasi transplantasi rahimnya gagal. Obat Ciclosporin yang bisa mencegah kegagalan tersebut baru ditemukan tahun 1980, 50 tahun setelah kematian Lili. Gerda sendiri meninggal tahun 1940 dalam keadaan miskin. Dia bercerai dengan Porta  yang telah menggasak tabungannya. Sungguh sebuah kisah cinta yang berakhir memilukan. 
Gerda dengan gaya androgininya
Gerda membiayai operasi Einar dengan menjual lukisannya
Lili Elbe dengan kekasihnya , Claude 

Gerda dan Fernando












Tidak ada komentar:

Posting Komentar