Pages

Rabu, 29 Januari 2020

Elisa & Marcela , Kisah Nyata Pernikahan Sejenis Pertama di Spanyol


Elisa dan Marcela tercatat dalam sejarah Spanyol sebagai pasangan sejenis pertama yang menikah di gereja. Elisa telah mengelabui pendeta karena berpura-pura menjadi Mario. Kisah mereka kemudian diangkat dalam sebuah film berjudul "Elisa & Marcela".





Kembali lagi menemukan film yang diangkat dari kisah nyata dan tayang di Netflix. Masih tentang hubungan asmara sesama jenis yang pernah menghebohkan masyarakat di dua benua, Eropa dan Amerika, lebih satu abad lalu. 


Kisah dibuka dengan setting sebuah desa terpencil di Argentina tahun 1925. Seorang perempuan muda menempuh perjalanan jauh dengan kereta api dan kereta kuda menuju sebuah pondok kecil di ujung desa. Angin dan debu menyambar wajahnya. Seorang perempuan paruh baya menyambutnya dengan kaku. Tampak dia berusaha menahan berbagai perasaan saat melihat kedatangan tamunya. "Bolehkah aku memegang pipimu?", tanya perempuan baya itu penuh keraguan. Setelah menyilakan tamu yang belakangan diketahui adalah anak kandungnya,  makan dan beristirahat, perempuan paruh baya itu pun memulai kisahnya. 

Marcela dan Ana, anak yang dia tinggalkan demi bisa hidup bersama Elisa. 
Cinta Terlarang
Film dengan konsep hitam putih ini kemudian mundur ke tahun 1898, di kota La Coruna, Spanyol. Seorang gadis tampak berlari menembus hujan menuju biara tempatnya belajar menjadi guru. Karena bajunya basah, salah seorang seniornya, Elisa (Natalia de Molina) menawarkan bantuan untuk mengeringkan tubuhnya. Di sinilah awal kisah cinta terlarang Elisa dan Marcela (Greta Fernandez). 

Sejak pertemuan tersebut, keduanya menjadi akrab sehingga membuat ayah Marcela yang sangat konservatif menjadi curiga. Hidup bersama ayah ibu  yang kaku dan peraturan tidak boleh menggunakan lebih dari dua batang lilin, tidak lagi menjadi siksa bagi Marcela setelah dia mengenal Elisa. 

Karena keakraban yang tidak biasa itu, ayah Marcela kemudian  menarik anaknya dari biara tersebut. Apalagi sejak awal sang ayah memang tidak suka anaknya sekolah. Dia juga melarang anak dan istrinya membahas soal pendidikan dan membaca buku jika dia ada di rumah. 

Elisa yang juga keponakan direktur biara kemudian melanjutkan sekolahnya ke Jerman. Tak disangka, keduanya kembali bertemu ketika pada 1901, Elisa ditugaskan ke sekolah yang sama dengan tempat Marcela mengajar. Mereka pun mulai menjalin kembali hubungan yang sempat terputus dulu. Sayangnya, sutradara Isabel Coixet terlalu vulgar menampilkan kemesraan keduanya hingga membuat film yang awalnya indah menjadi tak ubahnya film semi murahan. Apalagi dia memasukkan berbagai unsur fantasi seks yang tidak biasa, termasuk dengan rumput laut dan gurita. 

Marcela dan Elisa saat masih di sekolah guru
Mengelabui Pendeta
Setelah pertemuan tersebut, keduanya kemudian memutuskan tinggal serumah. Karena gerak gerik mereka yang mencurigakan sebagai teman biasa, para tetangga mulai bersikap sinis pada mereka. Hingga suatu malam, tampak Elisa pergi menyelinap meninggalkan desa itu. Ternyata pelarian Elisa merupakan bagian dari rencana keduanya untuk bisa menikah secara sah. Termasuk ketika Marcela membukakan pintu untuk seorang tukang kayu yang sudah lama menggodanya. 

Beberapa minggu setelah kepergian Elisa, desa itu kedatangan tamu seorang pria muda yang memperkenalkan diri sebagai Mario dan mengaku sepupu jauh Elisa. Dengan penampilan baru dan berbagai berkas yang membuktikan bahwa dia benar bernama Mario, Elisa dan Marcela kemudian menghadap pastor di Gereja San Jorge, A Corona, Spanyol dan menyampaikan keinginan mereka menikah. 
Gereja Sam Jorge, Corona
Berdasarkan kelengkapan berkas yang mereka miliki, akhirnya pihak gereja mensah pernikahan keduanya yang kemudian tercatat sebagai pernikahan sesama jenis pertama yang disahkan di Spanyol, sampai sekarang. 

Namun, yang namanya kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Masyarakat tetap tidak dengan mudah mempercayai pernikahan mereka, meski kemudian Marcela hamil sesuai yang mereka rencanakan. Berita pernikahan sejenis itu pun kemudian menjadi viral setelah menjadi headline di koran "La Voz de Galicia". Pemerintah setempat merasa kecolongan lalu berusaha menangkap keduanya yang sudah sempat melarikan diri ke negara lain. 

Foto pernikahan Marcela dan Elisa
Berita pernikahan Marcela dan Elisa yang kemudian viral
Pernikahan Marcela dan Elisa versi film
Melarikan Diri
Setelah hebohnya berita pernikahan mereka, keduanya melarikan diri ke Portugal dimana mereka ditangkap, dipenjara, diadili dan kemudian dibebaskan. Elisa dan Marcela lalu kabur ke Argentina setelah pemerintah Spanyol menuntut agar Portugal mengekstradisi mereka. 


Dalam kisah aslinya, sebelum meninggalkan Portugal, Marcela yang berganti nama menjadi Carmen sempat melahirkan anak perempuannya dan kemudian memutuskan merawat anaknya dan tinggal bersama adik perempuannya. 

Sedangkan Elisa yang menggunakan nama Maria, pada tahun 1903, menikah dengan seorang laki-laki yang lebih tua 24 tahun darinya bernama Christian Jensen. Meski Jensen sempat ingin membatalkan pernikahan tersebut karena menduga Elisa seorang laki-laki, tapi kecurigaannya itu tidak terbukti. Sejak itu, tidak ada lagi tahu keberadaan keduanya. 

Foto terakhir Marcela dan Elisa sebelum kedua menghilang dan tak diketahui lagi keberadaannya







4 komentar:

  1. Saya jadi tau sejarah sejenis di spanyol setelah membaca artikel ini, dengan mencoba mengubah identitas menjadi pria, mereka akhirnya menikah dan berhasil mengelabui pastor dan negara

    BalasHapus