Pages

Sabtu, 02 Juni 2018

Akhirnya... Ada Konde Di Balik Jilbabku!


Rambut tipis dan rontok, membuat tampilan jilbab saya menjadi kurang menarik. Karena jilbab tanpa konde itu sama seperti wajah tanpa ekspresi. Flat!



Saya sudah memakai jilbab sejak tahun 1991, sejak lagu “Jilbab Putih”-nya Nasyidah Ria popular dimana-mana. Jadi, sudah bisa ketebak kan berapa usia saya. Yup! Bisa ketebak juga kan sudah berapa tahun rambut saya ini berada di balik jilbab. Sudah puluhan tahun. Semakin ketahuan, kalau saya ini memang berasal dari zaman old.

Kondisi ini terus terang memang berpengaruh terhadap kesehatan rambut saya. Apalagi mengingat profesi saya sebagai jurnalis yang bisa seharian berada di luar rumah dengan jilbab yang menutupi rambut saya. Belum lagi karena keterbatasan waktu untuk cepat sampai ke kantor atau acara liputan, saya sering memakai jilbab dalam keadaan rambut masih basah. Ini jelas memang tidak boleh ditiru, yaa….

Akibatnya tentu sudah bisa ditebak, rambut saya jadi rapuh, mudah patah dan rontok serta berketombe. Hal ini disebabkan karena siklus udara yang tidak lancar serta penggunaan ciput yang terlalu ketat, soalnya saya suka merasa tidak percaya diri kalau tidak memakai ciput. Tanpa ciput, membuat jilbab saya jadi mudah berantakan serta rata atau istilah orang Medan, lepes (dibaca seperti e, pada kata ikan pepes--- J
<===========  Seperti inilah tampakannya. Lepes! 

Tanpa ciput, membuat saya malah jadi seperti memakai blangkon, karena hanya ada sebongkah tonjolan seadanya yang tampak di balik jilbab saya.  Itu semua disebabkan volume rambut saya yang sedikit jadi tidak bisa dikuncir boro-boro dikonde. Uch! Gemes...  

Masalahnya sekarang,   ciput mulai membuat saya merasa kurang nyaman dan suka pusing. Katanya sih, itu karena faktor "U". Karena banyak yang memakai ciput, biasa-biasa, ngga sampai pusing. Paling saya hanya bisa mengenakan ciput dari bahan kaos yang sayangnya tidak mampu menghadirkan tonjolan yang berarti pada jilbab saya. Saya pun pasrah, dengan jilbab lepes seperti blangkon untuk menemani hari-hari tua saya, hiks.

Hidup saya mulai terasa datar seperti bentuk jilbab saya. Tanpa tonjolan yang menambah cantik posisi jatuhnya jilbab. Bahkan jilbab dan kerudung  keluaran desainer papan atas pun tak mampu menaikkan level rasa percaya diri saya yang sudah jatuh ke titik nadir. Hingga, saya sampai pada satu kesimpulan bahwa saya sangat membutuhkan konde..!

Solusi Dari Shampoo Legendaris
Dalam keadaan putus asa, akhirnya saya mulai mencoba untuk mengikuti saran #DengarkanRambutmu. Saya mencoba mendengarkan apa sebenarnya yang dirasakan rambut saya selama ini, semenderita apakah dia selama menjadi rambut saya. Duh! Saya butuh perawatan rambut alami untuk rambut saya.

Menurut Academy of Dermatology, hampir setengah penduduk dunia mulai mengalami penipisan rambut pada usia 40 tahun. Tapi ada juga yang disebabkan kondisi tiroid tertentu akan mengalami kerontokan rambut sebelum memasuki 40 tahun. Jadi kalau mau berapologi ,  apa yang saya alami ini masih merupakan hal yang normal. Masalahnya, saya belum siap bergabung dalam tim orang-orang usia 40 tahunan dengan rambut menipis. Saya mau menjadi setengah orang di dunia dengan rambut sehat meski usia sudah memasuki setengah abad. 

Setelah melakukan pencarian, akhirnya saya menemukan fakta kalau shampoo Emeron yang dulu menjadi shampoo pilihan saya sejak kuliah telah melakukan inovasi terbaru pada produknya, yakni Emeron Complete Hair Care . Saya pun memutuskan untuk coba Emeron dan memilih Emeron Damage Care untuk mengembalikan kekuatan dan volume  rambut saya. Selain itu, Emeron Damage Care juga memiliki formula untuk mengatasi rambut kering, kasar dan rapuh.Semua keluhan itu dialami oleh rambut saya yang malang ini. 

Paket  Emeron Complete Hair Care yang saya beli di sini terdiri dari shampoo, conditioner dan hair vitamin memang sangat mudah pemakaiannya. Cukup keramas dengan menggunakan Emeron Nutritive Shampoo, lalu langsung mengusapkan conditioner-nya dari bagian tengah hingga ujung rambut dan diamkan sebentar. Seperti saran seorang teman, saya tidak mengusapkan conditioner ke bagian kulit kepala supaya rambut tetap bervolume dan tidak lepek. Setelah didiamkan sebentar, langsung bilas dengan air. 

Karena ingin mendapatkan hasil yang maksimal, saya juga menggunakan hair vitamin dari Emeron dan mengusapkannya di rambut dengan cara yang sama dengan pemakaian conditioner. Sama-sama dari bagian tengah hingga ujung rambut, tidak di kulit kepala karena produk ini memang untuk perawatan rambut bukan perawatan kulit kepala. Nah, ternyata selama ini saya melakukan cara yang keliru. Karena biasanya saya mengoleskan hair vitamin di kulit kepala sambil memijat-mijatnya. 

Dengan kandungan alami dari buah alpukat dan formula active provit amino dari teknologi Jepang, saya benar-benar merasakan perubahan yang sangat berarti dari rambut saya. Hanya dalam waktu tiga minggu pemakaian secara rutin dan teratur, rambut saya yang sebelumnya mudah rontok dan berketombe, kini mulai terasa semakin bervolume. Tidak hanya itu, aromanya yang segar dan tahan lama juga membuat jilbab saya tetap harum meski seharian berpanas-panasan di luar ruangan. Hal yang paling membahagiakan lagi, setelah lebih dari sebulan pemakaian, rambut saya sekarang sudah bisa dikonde! Jilbab yang saya kenakan pun menonjol dengan eloknya...



Karet gelang yang biasanya mudah lepas karena saking sedikitnya rambut saya, kini bisa tetap pada tempatnya. Dulu, saya sering loh mengalami ikatan rambut saya lepas sehingga posisi jilbab saya jadi lepes… Kalau sudah kejadian begitu, rasanya seluruh kepercayaan diri saya hilang, blas. Bukan karena cemburu, tapi karena malu. Biar Dilan saja yang menanggung rasa cemburu, karena saya memang tidak akan sanggup.


So, terima kasih banyak Emeron Hair Care karena telah mengembalikan rasa percaya diri saya ke level 10 , mengalahkan cetarnya keripik setan Mak Icih…










42 komentar:

  1. Wah, masalah kita sama kak, rambut rontok. Boleh juga nih dicoba kak ade.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Alhamdulillah ngga sampai sebulan , sudah terasa perubahannya

      Hapus
  2. Mbaaak, aku juga rontok parah. Nyaris botak nih rambutku. Makasih artikelnya. Pengen nyobain Emeron ah. Selama ini aku belom ikhtiar apa2, tapi dua minggu ini nyoba konsumsi vitamin B (biotin)

    -Dian Kristiani -

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sila dicoba, mba, aku sudah merasakan perubahannya.. sebelum rambut kita habis beneran...hehehehe

      Hapus
  3. Saya juga mau coba mba....rambut saya sangat tipis dan kalau panjang rontok parah...makanya rambut saya tidak pernah bisa panjang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti sama dengan kasusku mba, makanya kemarin beruntung banget bisa mendapatkan solusi dari shampoo Emeron ini

      Hapus
  4. Boleh juga nih infonya
    Nanti saya akan beritahu keluarga

    BalasHapus
  5. Jadi pengen coba jg nih mba, dr dulu pengen rambut panjang tp rontok terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba.. silakan dicoba, saya sudah merasakan hasilnya
      ..πŸ™

      Hapus
  6. Mumpung kepala udah gundul...coba perawatan rambutnya pake emeron bisa gak ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah biar cepat tumbuh rambutnya yaa... Sekalian kasi ke si nyonya sebagai hadiah ultah... Hehehehe

      Hapus
    2. Ini ada aja di mana-mana ya, hahahaha...

      Hapus
  7. Waaah saya sdh diatas 50 thn, tulisannya telat ngga yaaaaaa
    Coba nanyi saya bel dan saya praktekan siapa tahu punya cerita yg sama
    Terima kasih kesaksiannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah merasakan manfaatnya seperti saya ya Bu...πŸ™πŸ™

      Hapus
  8. mau nyoba juga ah, problem wanita 'jelita' pasti sama dong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget , masalah rambut memang sama ya mba untuk perempuan sejelita kita ... Hehehe

      Hapus
  9. Balasan
    1. Tentu dong.... Insyaallah terasa perubahannya

      Hapus
  10. Wah ka ade smg ada rejeki menang ya..setuju rmbut berkerudung memang prlu prhatian khusus...tp klo aku prefer tdk pk konde dibalik jilbab...jd org2 ga hnya ga bs lihat rambut ku..bahkan mreka jg tdk tau rambut ku pjg/pdk 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Dian.. tapi kalau ngga pakai konde , aku merasa posisi jilbabku jadi kurang nyaman... Makasih ya sudah mampir dan kasi komentarnya 😊😊

      Hapus
  11. Pake konde jadi tambah cantik jilbabannya Mbak Ade 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya mba, jadi ngga seperti pakai blangkon lagi...

      Hapus
  12. Wow, layak dicoba nih Bund karena aku punya masalah serupa, mungkin karena faktor "U" juga 😊
    Terus terang aku belum pernah mencoba produk di atas. Semoga istikomah menggunakan jilbab ya Bund, secara sudah ada solusi untuk masalah rambutnya😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Yen... Makanya berani rekomendasikan...:)

      Hapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Rontok sudah bagian rambutku yang lebih sering berhijab sehari-harinya. Membaca ini, jadi pengin nyoba. Hasilnya berapa kali pakai baru terasa ada perubahan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pengalamanku sih dengan pemakaian secara rutin selama tiga minggu , sudah terasa perubahannya wik...

      Hapus
  15. Kisah yang menginspiratif. Solusi pratis buat mereka yang mengalami kerontokan rambut. Makasih mbak Ade 😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget mba... Sangat membantu untuk memeikim rambut rontok seperti aku ...

      Hapus
  16. Sejak pakai jilbab, rambutku jg gampang berminyak, lepek dan gatal. Udh pkai shampoo antiketombe tp gk mempan. Boleh jg coba Emeron 😍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Emeron bisa menjadi solusinya ya Dha...😍😍

      Hapus
  17. Jadi pengen coba, semenjak pake jilbab rambutku gampang rontok jadi tipis gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan dicoba mba...semoga merasakan perubahan yang sama.dengan aku...

      Hapus
  18. Wah boleh dicoba nih, kebetulan saya punya keluhan yang sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, mba, produk ini rekomended banget

      Hapus
    2. Benar mba, produk ini rekomended banget

      Hapus
  19. Wah, boleh dicoba nih mungkin cocok jg buat org yg rambutnya suka lepek. Thank you infonya!

    BalasHapus
  20. Klo aja gw cewek pengen jg nyoba tuw sampo tapi anyway...bini gw aja deh yg suruh nyobain. Gw beliin deh samponya utk ay... ay... dia jg kan berhijab. Thx utk infonya.

    BalasHapus
  21. Manjur juga untuk cowok ngga ya? Dulu jaman kuliahan pernah pake shampoo Emeron sih. Sekarang ngga tau, masih cocok ngga. Siapa tau bisa kayak kak Adek, ada blangkonnya meski belum ada rencana pakai jilbab.

    BalasHapus