Pages

Sabtu, 17 Oktober 2015

Winter in Japan

Selain Korea Selatan, Jepang merupakan pusat mode di Asia yang selalu menghadirkan gaya berbusana yang dengan cepat menjadi trendsetter, termasuk item fashion di musim dingin.

Jepang, merupakan salah satu negara yang sangat ingin saya kunjungi. Tidak hanya karena kekayaan budaya tradisionalnya tapi juga tren fashion kekiniannya. Saya termasuk orang menyukai, kalau tidak ingin disebut menggilai drama-drama Jepang, mulai dari Oshin, Tokyo Love Story dan  Ordinary People.  Saya bukan hanya menyukai ceritanya tapi juga setting dan wardrobe pemainnya. Suka sekali. Terutama pakaian musim dingin yang dikenakan para pemain drama itu. 
Musim dingin di Jepang berlangsung selama bulan Desember hingga Februari yang ditandai dengan turunnya salju pertama di awal Desember. Kebanyakan wisatawan memang menjadwalkan kunjungan mereka ke Jepang karena ingin menikmati berbagai festival yang berlangsung pada musim dingin, di antaranya Sapporo Yuki Matsuri, festival musim salju terbesar yang diadakan di Sapporo, ibukota Hokkaido.
       Musim dingin di Jepang terbilang ekstrim karena suhu udara bisa mencapai -20 derajat celcius. Karena itu, dibutuhkan persiapan yang cukup baik sebelum melakukan trip ke Jepang saat musim dingin. Mulai dari cek kesehatan hingga pakaian musim dingin yang tebal, penutup telinga, sarung tangan dan syal. Selain itu, jangan lupa pula memakai masker untuk menahan uap udara dari tenggorokan dan pelembab bibir untuk mengatasi bibir yang kering dan pecah-pecah karena musim dingin membuat udara menjadi sangat kering.

Outfit Of The Day
Cuaca dengan suhu di bawah minus tentu saja tidak cukup diatasi hanya dengan memakai coat dan syal. Pemilihan bahan pakaian juga sangat menentukan untuk melindungi tubuh dari dingin yang menggigit. Masyarakat Jepang biasanya mengenakan beberapa lapis pakaian, mulai dari lapisan dalam berupa long jhon  hingga mantel tebal.  Pakaian pelapis yang mereka gunakan umumnya terdiri dari baju lengan panjang dan celana panjang yang bahannya dari  kain heattech. Sehingga, meskipun tipis tapi bahan ini dapat menghangatkan badan. Sebaiknya tidak memakai baju dengan bahan katun karena malah akan membuat semakin dingin. Sangat disarankan   memakai pakaian dari bahan Kashmir atau wool.
Lapisan berikutnya yang perlu dipakai untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin adalah baju hangat atau sweater. Pastinya, Anda akan merasa hangat dengan bantuan sweater wool yang tipis. Jika bepergian ke luar rumah, jangan lupa untuk melapisi lagi dengan jaket tebal. Selain pakaian, syal juga  sangat membantu menjaga tubuh tetap hangat. Syal akan melindungi leher dari serbuan angin dingin. Jangan lupa juga memakai sarung tangan dan kaus kaki untuk melindungi tangan dan kaki dari kebekuan. Untuk sarung tangan, sebaiknya memilih bahan parasut atau kulit. Sedangkan untuk bagian kaki, kenakanlah sepatu yang kedap air dan udara dingin seperti sepatu boot yang sisi dalamnya terbuat dari bulu domba.
Tetap Stylish Di Tengah Cuaca Dingin
Perempuan Jepang dikenal sangat atraktif, termasuk dalam memilih busana yang akan dikenakan. Masyarakat fashion dunia mengenal Jepang dengan Harajuku Style, cara berpakaian anak-anak muda di distrik Harajuku, sebuah pusat youth culuture di Tokyo.  Cara mereka berpakaian kerap menabrak pakem fashion pada umumnya, mulai dari model, desain, tekstur, cutting dan warna.
Musim dingin yang hebat juga tidak memengaruhi gaya berbusana mereka. Tak perlu heran jika di suhu di bawah nol derajat celcius melihat gadis Jepang yang mengenakan rok ini dan kaus berlengan pendek. Bagi perempuan Jepang, tampil stylish dalam cuaca apapun adalah hal penting.
Sebagian perempuan Jepang yang lain tampil dengan baju tebal dan segala aksesorisnya. Hampir tidak ada yang tampil biasa-biasa saja.  Beragam model coat, cardigan, rib turtleneck atau knitting dengan bahan wool, fur, fleece maupun leather berebut perhatian di jalanan.  Fashion street di Jepang sungguh hidup dan penuh warna. Jalanan di Jepang ibarat run way yang menampilkan tren-tren fashion terkini. 



ilustrasi : google images

Tidak ada komentar:

Posting Komentar