Pages

Rabu, 13 Mei 2015

Change The Word, Change The World

Dunia tidak hanya membutuhkan orang-orang cerdas  tapi juga  orang yang berkarakter baik.

Beberapa bulan yang lalu,  dunia dikagetkan dengan berita tentang lebih dari seribu orang ditahan karena secara terang-terangan memberikan bahan contekan kepada anaknya. Peristiwa yang terjadi di Bihar, India itu bahkan ditayangkan oleh hampir semua stasiun televisi di India yang dengan jelas memperlihatkan bagaimana para orangtua murid memanjat dinding sekolah empat lantai untuk memberikan contekan kepada anaknya.
Sebelumnya, peristiwa mencontek massal juga terjadi di Tiongkok, ketika 2440 siswa yang ikut dalam ujian nasional tertangkap basah mencontek dengan menggunakan alat mutakhir. Mereka menggunakan perangkat sinyal radio untuk menerima jawaban dari soal yang diujikan . Sinyal tersebut bisa ditangkap lewat alat nirkabel yang dipasang di telinga, juga penghapus elektronik yang diletakkan di meja.
Sedangkan di Indonesia, peristiwa yang paling mencuat justru ketika pelapor kecurangan yang terjadi saat ujian di musuhi dan diusir dari tempat tinggalnya. Seorang Ibu bernama Siami melaporkan Kepala Sekolah SDN Gadel 2, Surabaya  dan guru wali kelas anaknya ke Dinas Pendidikan setempat  karena meminta anaknya, Alif Ahmad Maulana memberikan contekan kepada teman-temannya saat Ujian Nasional (UN). Tapi, dampak yang diterima Siami dari tindakannya itu adalah hujatan, makian hingga pengusiran. Bukannya membela Siami, para warga dan orangtua murid lainnya justru menuntut pemerintah membatalkan pencopotan kepala sekolah dan wali kelas Alif.  Miris! Apa yang dilakukan Siami dan Alif itu adalah sebuah keberanian melawan kecurangan, meski harus menelan kenyataan pahit dari kejujuran mereka.
Pendidikan, Investasi Terbesar Bangsa
Kualitas sebuah negara jelas  bisa dilihat dari kualitas pendidikannya. Tidak ada yang bisa memungkiri bahwa pendidikan adalah investasi negara yang paling besar. Karena pada akhirnya orang-orang yang kelak menjalankan pemerintahan di masa mendatang merupakan produk dari sistem yang diciptakan generasi sebelumnya. Jadi, tidak ada kata lain, bahwa negara harus serius dalam menentukan sistem pendidikan, seperti yang dilakukan oleh kelima negara berikut ini yang dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia. Jangan kaget, kalau negara ini bukanlah negara besar apalagi adidaya.
 1. Finlandia
Sampai saat ini, bisa dikatakan kalau sistem pendidikan di Finlandia merupakan sistem yang terbaik di dunia. Para guru tidak pernah membebani murid-muridnya dengan tugas yang berat, apalagi tuntutan mengerjakan PR. Selain itu, biaya pendidikan juga gratis dan murid-murid diajar oleh guru-guru terpilih dan memiliki kualitas terbaik. 
2. Korea Selatan
Memiliki metode pendidikan yang baik menjadi salah satu alasan mengapa Korea Selatan kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Kunci utama dari majunya sistem pendidikan di Korea Selatan adalah teknologi, di mana murid-murid dimanjakan dalam mencari informasi dengan layanan akses internet berkecepatan tinggi.
3. Hong Kong
Meski negaranya kecil , namun Hongkong dikenal sebagai negara dengan kualitas pendidikan yang sangat baik.Di Hong Kong, pendidikannya dibuat dengan sistem kompetitif dan diajar oleh guru-guru berkualitas terbaik sehingga mendorong atmosfer belajar yang tinggi.
4. Jepang

Semenjak ada perombakan sistem setelah revolusi Meiji, pendidikan Jepang maju begitu pesat. Mereka juga menghargai orang-orang yang ingin belajar di negeri mereka. Tapi  yang jelas, kemajuan Jepang di bidang ekonomi, sains serta teknologi adalah karena pemerintahnya berinvestasi besar di bidang pendidikan .
5. Singapura

Singapura mengandalkan teknologi sebagai pendukung utama sistem pendidikan dan juga mengandalkan  kualitas guru yang terbaik. Lewat pendidikan pula, Singapura  kini  bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi Asia, bahkan dunia.


foto-foto : google images dan getty images

3 komentar:

  1. Semoga suatu saat sistem pendidikan di negeri kita bisa seperti di negara-negara hebat itu, ya mbak :)

    BalasHapus
  2. iya mba.... padahal negara2 itu jauh lebih kecil dari negara kita yaa...

    BalasHapus
  3. iya mba.... padahal negara2 itu jauh lebih kecil dari negara kita yaa...

    BalasHapus