Pages

Sabtu, 25 April 2015

The Truly Beautiful

Tak dipungkiri kalau menjadi cantik merupakan dambaan hampir semua perempuan. Berbagai tren perawatan kecantikan pun berkembang dengan cepat. Sayangnya, tidak semuanya memberi hasil sesuai harapan.
Sejak beberapa tahun lalu, salon-salon kecantikan di Indonesia menawarkan tren sulam alis dan sulam bibir. Treatment yang menjanjikan hasil bahwa alis akan terlukis sempurna dan bibir senantiasa merah merekah tanpa dipulas lipstik itu langsung menjadi primadona.  Meski harus merogok kocek sampai jutaan rupiah, para peminat treatment ini semakin bertambah.
Sulam alis dan bibir ini sebenarnya merupakan tindakan mewarnai ulang alis dan bibir dengan teknik aplikasi tinta herbal  tak ubahnya seperti menyulam.  Meskipun prosesnya mirip tato, namun hasil yang didapat sangat berbeda. Sulam alis dan bibir lebih terlihat alami dan bisa disesuaikan dengan bentuk wajah. Menggunakan alat khusus yang disebut embroidery machine, alat ini mampu menghasilkan garis salur-salur di bagian kulit alis lapisan luar sehingga seolah-olah pemiliknya memiliki alis tebal nan menawan. Sedangkan untuk bibir, alat ini dapat membentuk bibir yang ideal sesuai dengan bentuk wajah. Sulam bibir juga banyak dipilih untuk memanipulasi bentuk bibir yang kurang menarik.
Outer Beauty
Secara umum, outer beauty seorang perempuan itu mencapai puncaknya pada usia 20 tahunan. Pada usia ini, hormon-hormon di dalam tubuh masih seimbang. Masalah yang biasa muncul, paling-paling hanya jerawat yang bisa diatasi dengan rajin membersihkan wajah. Memasuki usia 30 tahunan, biasanya mulai muncul kerutan-kerutan halus di wajah yang disebabkan kontraksi otot seperti tersenyum atau mengerutkan dahi. Pada usia ini, wajah mulai turun dan pergantian sel kulit mulai lambat sehingga membuat wajah tampak kusam.
Kulit wajah semakin kusam ketika memasuki usia 40 hingga 50 tahunan. Biasanya, ahli kecantikan akan menawarkan treatment  botox setiap 3 hingga 6 bulan sekali.
“Perawatan wajah terbaik memang sebaiknya dilakukan tidak hanya dari luar tapi juga dari dalam. Jalankan pola hidup sehat dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur serta rajin berolahraga,” kata Dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK.
Sidangkan Rima Wira Sakti, pemilik salon kecantikan “Itje Her” menjelaskan bahwa treatment kecantikan tidak asal mengikuti tren melainkan harus disesuaikan dengan jenis kulit. Tidak semua jenis kulit bisa memakai semua produk kecantikan terutama kulit yang sensitif.
Selain kulit dan wajah, gigi juga merupakan bagian yang tak kalah pentingnya. Pemakaian behel yang dulu identik dengan anak culun dan kuper kini menjadi tren. Banyak pemakai behel dengan tujuan untuk terlihat lebih bergaya meski dia tidak memiliki masalah dengan susunan giginya.
“Pemasangan behel memang membutuhkan biaya yang mahal termasuk treatment memutihkan gigi atau bleaching. Karena mahal, banyak yang tergoda memasang behel bukan pada ahlinya,” kata drg. Anna Ferlinasari, SpKG.
Perawatan penampilan terbaik sebenarnya datang dari kesadaran diri sendiri, salah satunya dengan menjalankan pola hidup yang sehat. Mengatur asupan makanan , perbanyak konsumsi air putih dan rajin berolahraga. Murah, aman, sehat dan tanpa efek samping.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar