Pages

Sabtu, 25 April 2015

Suami Metroseksual

Punya suami yang suka berdandan memang terkadang membuat istri kesal. Namun, aroma parfum dan kebiasaan suami merawat diri di salon kecantikan tidak akan merenggangkan cinta bila tahu cara menyiasatinya.
Karina hanya bisa memasang wajah bosan  saat harus menunggui suaminya  menjalani perawatan di salon langganannya. Sudah beberapa majalah habis dibacanya, namun Dino, suaminya itu, belum juga selesai. Setiap akhir pekan memang merupakan jadwal Dino melakukan medi pedi dan facial . Meski Karina telah mengetahui kebiasaan ini sejak sebelum mereka menikah, tapi tetap saja dia merasa kesal dan risih memiliki suami seorang pria metroseksual.
Banyak faktor yang sebenarnya bisa menyebabkan  seseorang menjadi pria metroseksual. Mulai dari hal yang bersifat genetik, pengaruh lingkungan juga pilihan hidup. Jika seorang pria lahir dari ibu atau kedua orangtua yang selalu tampil resik dan rapi, dia akan memiliki kecenderungan menjadi seorang metroseksual. Dino sendiri mengakui kalau dia dibesarkan oleh Ibu yang sangat suka pergi ke salon. Apalagi sang Ibu juga kerap membawanya ke salon hanya sekedar untuk potong rambut sembari menunggu Ibunya creambath.
Salah seorang sahabat pria saya juga mengaku sangat keranjingan merawat diri di salon. Tapi dia membantah keras dirinya memiliki penyimpangan orientasi. “Saya ini straight alias laki-laki normal tapi memang suka banget memanjakan diri di salon atau spa... Sekarang, banyak kok laki-laki yang suka nyalon.” Sahabat saya itu bahkan menyiapkan bujet khusus untuk anggaraan “ketampanan” dirinya. “Sebulan bisa mencapai dua hingga tiga juta rupiah untuk ke salon, beli krim wajah dari dokter kulit, belanja parfum dan nge-gym.” 
Metroseksual Dan Gaya Hidup
Michael Flocker dalam bukunya yang berjudul “The Metrosexual Guide To Style” menjelaskan bahwa pada masa sepuluh tahun yang lalu, pria yang suka berdandan kerap dianggap aneh. Namun kini hampir tidak ada lagi batas antara pria sejati dan pria yang memiliki penyimpangan orientasi. Para pria metroseksual ini mendekontruksi tatanan pemahaman umum bahwa bukan hanya perempuan yang memiliki hal untuk merawat tubuh dan mengikuti perkembangan mode.
Adalah Mark Simpson, orang yang pertama kali memperkenalkan istilah metroseksual lewat sebuah artikelnya yang dimuat di koran The Independent, Inggris, pada tanggal 15 November 1994. Mark menyitir tentang para pria yang berani merusak kode maskulin mereka dengan memaksimalkan sisi femininnya.
Jika suami Anda termasuk dalam kalangan ini, sebenarnya tidak ada yang perlu dicemaskan. Sejauh kita masih bisa kompak dan saling bertoleransi. Jangan pernah menganggap hubungan yang telah terjalin menjadi sia-sia hanya karena masalah ini. Pahamilah dengan bijak, apa hal yang menyebabkan pasangan Anda menjadi suka berdandan. Bila perlu, tutup rapat-rapat kuping dari pandangan orang lain, karena sesungguhnya, Andalah yang lebih mengenal siapa sebenarnya pasangan Anda, bukan orang lain.
Islam sendiri tidak melarang laki-laki berdandan selama tidak menjadi tasyabbuh atau menyerupai penampilan lawan jenis, orang-orang kafir dan orang-orang fasiq. Islam juga melarang berpenampilan  isrof, yang melebih batas kewajaran dan taghyir kholqillah, mengubah bentuk alami.
Selagi kebiasaan tersebut masih dalam tahap wajar dan tidak menyalahi syariat agama, cobalah berkompromi dengan diri sendiri untuk bisa menerima pasangan apa adanya. Tidak ada orang yang sempurna, perbedaan itu justru untuk melengkapi ketidaksempurnaan kita dan pasangan.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar