Pages

Selasa, 28 April 2015

Be Careful To Be Beautiful...

Islam sangat menyukai kecantikan dan keindahan. Karena itu, berhias merupakan hal yang sangat dianjurkan. Namun tetap ada rambu-rambunya.


Banyak yang mengatakan bahwa cantik itu identik dengan derita dan rasa sakit. Untuk tampil cantik dan memesona, banyak perempuan yang rela menempuh segala cara termasuk menahan rasa sakit yang tidak terperikan.
Lihat saja bagaimana perempuan Eropa pada masa lampau yang harus memakai korset ketat demi penampilan sempurna dengan pinggang ramping dan dada yang membusung anggun. Pada tahun 1950-an, kehadiran supermodel fenomenal Twiggy membuat banyak perempuan menderita bulimia karena ingin sekurus Twiggy. 
Mereka memilih memuntahkan kembali apapun yang mereka makan  (anorexia) untuk mendapatkan tubuh super langsing seperti Twiggy. Padahal seabad sebelumnya, perempuan bertubuh sintal justru menjadi simbol kecantikan. Pada masa itu, perempuan berbadan gemuk dianggap sebagai lambang kesuburan yang bisa memberikan keturunan yang sehat. Lantas bagaimana tampil cantik tanpa rasa sakit dan dijamin halal? Berikut ini, Islam memberikan tipsnya.
Perawatan Wajah
Sejak dulu, wajah merupakan bagian yang mendapatkan porsi perawatan yang lebih besar dari bagian tubuh lainnya. Beberapa cara sederhana dapat dilakukan untuk merawat kecantikan kulit wajah, seperti facial dan memakai masker dari bahan alami. Sebagian besar salon kecantikan juga menawarkan perawatan wajah dengan hasil yang lebih maksimal dan tentunya tarif yang jauh lebih mahal. Perawatan dengan  laser menjadi pilihan untuk masalah kulit yang tidak dapat diatasi secara manual. Melalui gelombang sinar panas yang dipancarkan langsung ke kulit wajah yang bermasalah maka segala noda yang mengganggu penampilan dapat disingkirkan. Sebagai pengobatan, Islam tidak melarang treatment ini. Laser juga menjadi pilihan untuk berkhitan karena lebih cepat sembuh dan tidak menyakitkan.
Sedangkan botoks, masih dibolehkan sejauh cairan yang disuntikkan tidak mengandung zat-zat yang diharamkan Allah, seperti sel plasenta manusia karena termasuk najis. Botoks sendiri merupakan singkatan dari botulinum toxin , yaitu suatu jenis protein yang diolah dari racun makanan. Racun dari bakteri clostridium botolinum yang sudah dijinakkan ini berkhasiat mengencangkan wajah.
Botoks tidak aman buat perokok, penderita diabetes, perempuan hamil dan pengguna alat bantu dengar.
Sulam Alis Dan Bibir
Perawatan yang kini sedang tren adalah sulam alis (eyebrow embroiderydan sulam bibir (lip embroidery). Sebenarnya, kedua perawatan ini tak ubahnya tato. Setelah alis mata dicukur habis, pasien dibius lokal dan selanjutnya dilakukan penyulaman dengan menggunakan alat khusus (embriodery machine). Alat ini memiliki jarum yang bisa bergerak dengan kecepatan tinggi untuk menggambar alis. Pada ujung jarumnya  dioleskan tinta yang warnanya disesuaikan dengan warna alis yang asli. Inilah yang membuat hasil sulam alis terlihat lebih  alami dibanding tato alis . Proses yang sama juga dilakukan untuk bibir sehingga bibir senantiasa tampak indah mesti tanpa menggunakan pemulas bibir.  Hasil penyulaman ini bisa tahan selama bertahun-tahun. Seperti halnya tato, Islam juga dengan tegas melarang perbuatan ini.
 Perawatan Rambut
Meski tertutup hijab, rambut juga membutuhkan perawatan agar senantiasa sehat dan indah. Setiap helai rambut memiliki tiga lapisan, yaitu kutikula rambut sebagai lapisan terluar, korteks di lapisan kedua dan medulla rambut yang merupakan inti batang rambut. Seperti halnya kuku, rambut juga mengandung keratin, yaitu sel-sel protein kuat yang elastis. Bedanya, keratin pada kuku berfungsi sebagai bahan tanduk yang keras dan tidak elastis.
Dalam setahun, pertumbuhan rambut di kepala mencapai 12 cm. Tapi kini tidak harus menunggu setahun untuk mendapatkan rambut panjang yang diimpikan. Dengan hair extention, siapa saja bisa memiliki rambut panjang hanya dalam hitungan jam.
Banyak hadis yang menegaskan bahwa perbuatan menyambung rambut itu haram, salah satunya hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Aisyah ra tentang seorang perempuan Anshar yang ingin menyambung kembali rambutnya yang rontok. Dengan tegas Rasulullah Saw menjawab bahwa Allah melaknat perempuan yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan. Tapi Rasulullah Saw memberikan kelonggaran bagi perempuan yang kepalanya gundul karena sakit untuk mengenakan rambut palsu. Sebagaimana beliau mengizinkan salah seorang sahabatnya mengenakan hidung palsu yang terbuat dari emas setelah hidungnya terputus. Tapi jika perempuan tersebut sudah baligh, hijab merupakan solusinya. 
Perawatan rambut lainnya adalah catok dan setrika rambut untuk menghasilkan rambut lurus dan mudah ditata. Mesk tidak ada larangan khusus terhadap treatment ini, namun panas berlebihan dari alat catok dan setrika bisa merusak rambut. Selain itu, keseringan memakai pengering rambut maupun rol pemanas juga menyebabkan masalah pada kutikula dan membuat rambut  mudah patah.
Pewarna rambut seringkali menjadi pilihan untuk membuat penampilan lebih maksimal terutama bagi yang sudah beruban. Ketika rambutnya mulai memutih, Rasulullah Saw juga menyemir rambutnya dengan menggunakan daun pacar. Tapi Rasulullah Saw melarang menyemir rambut dengan warna hitam dengan tujuan mengelabui agar terlihat lebih muda.   
 Perawatan Tubuh
Rasulullah Saw pernah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa’i , “ Ada dua hal yang aku suka di dunia ini, isteri yang salehah dan wangi-wangian. Dan ketenangan batinku ada pada salat.”
Tentu bukan hal yang nyaman ketika berdekatan dengan orang yang memiliki aroma tubuh kurang sedap. Selain mengganggu, bau badan juga bisa menjatuhkan kredibilitas seseorang. Semenarik apapun penampilan tidak ada artinya bila badan kita bau.
Bau badan yang kurang sedap bersumber dari keringat. Meski sebenarnya keringat itu sama sekali tidak berbau, tapi adanya peradangan pada kelenjar-kelenjar keringat mengubah asam minyak yang ada sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Bau ini semakin kuat jika ditambah dengan mengonsumsi bawang putih maupun jamur.

Islam sendiri membatasi perempuan memakai wewangian hanya ketika bersama muhrim atau sesama perempuan. Hal ini bukan disebabkan diskriminasi, melainkan khawatir mengundang fitnah.  Sebagian ulama membolehkan perempuan memakai wewangian selama tidak berlebihan. Kandungan alkohol dalam wewangian juga memunculkan pendapat yang berbeda di kalangan ulama. Sebagian mengharamkan, sebagian membolehkan dengan alasan alkohol hanya diharamkan untuk dikonsumsi karena bisa membuat mabuk.
Perawatan Kuku

Kuku juga merupakan bagian tubuh yang menuntut perhatian khusus. Sebagian perempuan mengalokasi dana yang tidak sedikit untuk perawatan kuku tangan dan kaki mereka. Rasulullah Saw sendiri sangat menyukai kuku perempuan yang bersih dan dihiasi hena atau daun pacar. Karena pemakaian hena ini membedakan tangan perempuan dengan tangan laki-laki.
Saat ini, perempuan memilih menghiasi kuku-kuku mereka dengan cat kuku atau  kuteks. Hal tersebut sebenarnya tidak masalah jika pemakainya sedang tidak melaksanakan salat. Pemakaian kuteks tidak dibolehkan jika hendak melaksanakan salat karena kuteks tersebut menghalangi mengalirnya air dalam bersuci. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi, “ Maka basuhlah mukamu dan tanganmu.” (Q.S. Al-Maidah : 6). Sedangkan pemakaian kuteks akan menghalangi masuknya air ke kuku yang sudah berlapis cairan kuteks sehingga wudu menjadi tidak sah.
Tidak ada satupun hadis maupun ayat di dalam Alquran yang melarang perempan berhias Karena sesungguhnya Allah sangat menyukai keindahan. Namun, Allah juga tidak suka pada sesuatu yang berlebih-lebihan.














                                                                                                         







                                                                                                      








5 komentar:

  1. Saya juga berhias, mbak. Rajin banget malahan :D
    Berhias dengan cara melakukan perawatan. Dari rambut, wajah, body, sampe kuku kuku :)

    Aku suka foto model-modelnya. Jadoel tapi cakep-cakep. Mbak Ade dapat aja :D

    BalasHapus
  2. Iyaaa dpt aja foto2 jadulnya. Donlot dari mana mbak?

    BalasHapus
  3. Mba katerina, aku memang suka banget sama foto2 vintage dan style tahun 1930-1950-an, hehehe

    BalasHapus
  4. Arisona : tergantung clue-nya waktu browsing, kerjaanku di kantor, nyari foto ilustrasi :)

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus