Pages

Selasa, 28 April 2015

Be Careful To Be Beautiful...

Islam sangat menyukai kecantikan dan keindahan. Karena itu, berhias merupakan hal yang sangat dianjurkan. Namun tetap ada rambu-rambunya.


Banyak yang mengatakan bahwa cantik itu identik dengan derita dan rasa sakit. Untuk tampil cantik dan memesona, banyak perempuan yang rela menempuh segala cara termasuk menahan rasa sakit yang tidak terperikan.
Lihat saja bagaimana perempuan Eropa pada masa lampau yang harus memakai korset ketat demi penampilan sempurna dengan pinggang ramping dan dada yang membusung anggun. Pada tahun 1950-an, kehadiran supermodel fenomenal Twiggy membuat banyak perempuan menderita bulimia karena ingin sekurus Twiggy. 
Mereka memilih memuntahkan kembali apapun yang mereka makan  (anorexia) untuk mendapatkan tubuh super langsing seperti Twiggy. Padahal seabad sebelumnya, perempuan bertubuh sintal justru menjadi simbol kecantikan. Pada masa itu, perempuan berbadan gemuk dianggap sebagai lambang kesuburan yang bisa memberikan keturunan yang sehat. Lantas bagaimana tampil cantik tanpa rasa sakit dan dijamin halal? Berikut ini, Islam memberikan tipsnya.
Perawatan Wajah
Sejak dulu, wajah merupakan bagian yang mendapatkan porsi perawatan yang lebih besar dari bagian tubuh lainnya. Beberapa cara sederhana dapat dilakukan untuk merawat kecantikan kulit wajah, seperti facial dan memakai masker dari bahan alami. Sebagian besar salon kecantikan juga menawarkan perawatan wajah dengan hasil yang lebih maksimal dan tentunya tarif yang jauh lebih mahal. Perawatan dengan  laser menjadi pilihan untuk masalah kulit yang tidak dapat diatasi secara manual. Melalui gelombang sinar panas yang dipancarkan langsung ke kulit wajah yang bermasalah maka segala noda yang mengganggu penampilan dapat disingkirkan. Sebagai pengobatan, Islam tidak melarang treatment ini. Laser juga menjadi pilihan untuk berkhitan karena lebih cepat sembuh dan tidak menyakitkan.
Sedangkan botoks, masih dibolehkan sejauh cairan yang disuntikkan tidak mengandung zat-zat yang diharamkan Allah, seperti sel plasenta manusia karena termasuk najis. Botoks sendiri merupakan singkatan dari botulinum toxin , yaitu suatu jenis protein yang diolah dari racun makanan. Racun dari bakteri clostridium botolinum yang sudah dijinakkan ini berkhasiat mengencangkan wajah.
Botoks tidak aman buat perokok, penderita diabetes, perempuan hamil dan pengguna alat bantu dengar.
Sulam Alis Dan Bibir
Perawatan yang kini sedang tren adalah sulam alis (eyebrow embroiderydan sulam bibir (lip embroidery). Sebenarnya, kedua perawatan ini tak ubahnya tato. Setelah alis mata dicukur habis, pasien dibius lokal dan selanjutnya dilakukan penyulaman dengan menggunakan alat khusus (embriodery machine). Alat ini memiliki jarum yang bisa bergerak dengan kecepatan tinggi untuk menggambar alis. Pada ujung jarumnya  dioleskan tinta yang warnanya disesuaikan dengan warna alis yang asli. Inilah yang membuat hasil sulam alis terlihat lebih  alami dibanding tato alis . Proses yang sama juga dilakukan untuk bibir sehingga bibir senantiasa tampak indah mesti tanpa menggunakan pemulas bibir.  Hasil penyulaman ini bisa tahan selama bertahun-tahun. Seperti halnya tato, Islam juga dengan tegas melarang perbuatan ini.
 Perawatan Rambut
Meski tertutup hijab, rambut juga membutuhkan perawatan agar senantiasa sehat dan indah. Setiap helai rambut memiliki tiga lapisan, yaitu kutikula rambut sebagai lapisan terluar, korteks di lapisan kedua dan medulla rambut yang merupakan inti batang rambut. Seperti halnya kuku, rambut juga mengandung keratin, yaitu sel-sel protein kuat yang elastis. Bedanya, keratin pada kuku berfungsi sebagai bahan tanduk yang keras dan tidak elastis.
Dalam setahun, pertumbuhan rambut di kepala mencapai 12 cm. Tapi kini tidak harus menunggu setahun untuk mendapatkan rambut panjang yang diimpikan. Dengan hair extention, siapa saja bisa memiliki rambut panjang hanya dalam hitungan jam.
Banyak hadis yang menegaskan bahwa perbuatan menyambung rambut itu haram, salah satunya hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Aisyah ra tentang seorang perempuan Anshar yang ingin menyambung kembali rambutnya yang rontok. Dengan tegas Rasulullah Saw menjawab bahwa Allah melaknat perempuan yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan. Tapi Rasulullah Saw memberikan kelonggaran bagi perempuan yang kepalanya gundul karena sakit untuk mengenakan rambut palsu. Sebagaimana beliau mengizinkan salah seorang sahabatnya mengenakan hidung palsu yang terbuat dari emas setelah hidungnya terputus. Tapi jika perempuan tersebut sudah baligh, hijab merupakan solusinya. 
Perawatan rambut lainnya adalah catok dan setrika rambut untuk menghasilkan rambut lurus dan mudah ditata. Mesk tidak ada larangan khusus terhadap treatment ini, namun panas berlebihan dari alat catok dan setrika bisa merusak rambut. Selain itu, keseringan memakai pengering rambut maupun rol pemanas juga menyebabkan masalah pada kutikula dan membuat rambut  mudah patah.
Pewarna rambut seringkali menjadi pilihan untuk membuat penampilan lebih maksimal terutama bagi yang sudah beruban. Ketika rambutnya mulai memutih, Rasulullah Saw juga menyemir rambutnya dengan menggunakan daun pacar. Tapi Rasulullah Saw melarang menyemir rambut dengan warna hitam dengan tujuan mengelabui agar terlihat lebih muda.   
 Perawatan Tubuh
Rasulullah Saw pernah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa’i , “ Ada dua hal yang aku suka di dunia ini, isteri yang salehah dan wangi-wangian. Dan ketenangan batinku ada pada salat.”
Tentu bukan hal yang nyaman ketika berdekatan dengan orang yang memiliki aroma tubuh kurang sedap. Selain mengganggu, bau badan juga bisa menjatuhkan kredibilitas seseorang. Semenarik apapun penampilan tidak ada artinya bila badan kita bau.
Bau badan yang kurang sedap bersumber dari keringat. Meski sebenarnya keringat itu sama sekali tidak berbau, tapi adanya peradangan pada kelenjar-kelenjar keringat mengubah asam minyak yang ada sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Bau ini semakin kuat jika ditambah dengan mengonsumsi bawang putih maupun jamur.

Islam sendiri membatasi perempuan memakai wewangian hanya ketika bersama muhrim atau sesama perempuan. Hal ini bukan disebabkan diskriminasi, melainkan khawatir mengundang fitnah.  Sebagian ulama membolehkan perempuan memakai wewangian selama tidak berlebihan. Kandungan alkohol dalam wewangian juga memunculkan pendapat yang berbeda di kalangan ulama. Sebagian mengharamkan, sebagian membolehkan dengan alasan alkohol hanya diharamkan untuk dikonsumsi karena bisa membuat mabuk.
Perawatan Kuku

Kuku juga merupakan bagian tubuh yang menuntut perhatian khusus. Sebagian perempuan mengalokasi dana yang tidak sedikit untuk perawatan kuku tangan dan kaki mereka. Rasulullah Saw sendiri sangat menyukai kuku perempuan yang bersih dan dihiasi hena atau daun pacar. Karena pemakaian hena ini membedakan tangan perempuan dengan tangan laki-laki.
Saat ini, perempuan memilih menghiasi kuku-kuku mereka dengan cat kuku atau  kuteks. Hal tersebut sebenarnya tidak masalah jika pemakainya sedang tidak melaksanakan salat. Pemakaian kuteks tidak dibolehkan jika hendak melaksanakan salat karena kuteks tersebut menghalangi mengalirnya air dalam bersuci. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi, “ Maka basuhlah mukamu dan tanganmu.” (Q.S. Al-Maidah : 6). Sedangkan pemakaian kuteks akan menghalangi masuknya air ke kuku yang sudah berlapis cairan kuteks sehingga wudu menjadi tidak sah.
Tidak ada satupun hadis maupun ayat di dalam Alquran yang melarang perempan berhias Karena sesungguhnya Allah sangat menyukai keindahan. Namun, Allah juga tidak suka pada sesuatu yang berlebih-lebihan.














                                                                                                         







                                                                                                      








Minggu, 26 April 2015

Islam Dan Pesta Ulang Tahun

Perayaan hari ulang tahun, milad maupun maulid tidak ada dalam budaya Islam. Namun, ada ulama yang membolehkan dengan syarat tertentu.
Tradisi merayakan ulang tahun sudah ada sejak zaman Nabi Nuh As. Salah seorang putra Nabi Nuh pernah membuat perayaan di hari kelahirannya. Kebiasaan ini kemudian dilakukan oleh masyarakat Eropa di abad-abad kegelapan. Masyarakat  pada zaman itu percaya, bahwa pada tanggal yang sama dengan kelahiran seseorang, roh-roh jahat akan  berduyun-duyun mendatanginya. Untuk melindungi dari gangguan para makhluk jahat tersebut, maka keluarga dan kerabat pun diundang untuk menemani, sekaligus membacakan doa dan puji-pujian bagi yang berulang tahun. Selain itu, keluarga dan kerabat yang datang juga memberikan hadiah yang  dipercaya akan menciptakan suasana gembira dan  akan membuat roh-roh jahat berpikir ulang untuk  mengganggu  orang yang berulang tahun.
Awalnya, perayaan ulang tahun hanya diperuntukkan bagi para raja. Itulah sebabnya, sampai sekarang di negara-negara Barat masih ada tradisi mengenakan mahkota dari kertas pada orang yang berulang tahun. Namun seiring perubahan zaman, orang biasa juga merayakan ulang tahun.
Tradisi ulang tahun sama sekali tidak memiliki akar sejarah dalam Islam. Bahkan Rasulullah Saw tidak pernah mengeluarkan sepotong hadist pun tentang merayakan ulang tahun, termasuk tentang perayaan Maulid Nabi yang kemudian diartikan sebagai momen merayakan hari kelahiran Rasulullah Muhammad Saw.
Peringatan Maulid Nabi sebenarnya berawal dari upaya  Sultan Shalahuddin untuk menyadarkan kaum muslim tentang pentingnya perjuangan lewat tadzikrah kepada Nabi yang kemudian dikenal sebagai Maulid Nabi. Lewat tadzkirah tersebut, semangat jihad kaum muslim  dalam perang salib semakin membara untuk merebut Palestina. Jadi, Maulid Nabi bukan dalil untuk membolehkan pesta ulang tahun.
Halal Bertemu Haram
Merayakan ulangtahun oleh sebagian ulama dinyatakan haram berdasarkan sabda Rasulullah Saw yang berbunyi : “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dalam golongan mereka.” (HR. Abu Dawud).
Karena sesungguhnya pesta ulang tahun bukanlah ajaran Islam melainkan tradisi bangsa Eropa yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Namun, sebagian ulama membolehkan perayaan  ulang tahun yang dilakukan dengan mendoakan yang berulang tahun agar selamat, sehat, takwa, panjang umur dan doa-doa baik lainnya asalkan tanpa upacara tiup lilin seperti cara Barat.
Pendapat lain menegaskan bahwa berdoa dan makan-makan hukumnya halal asalkan tidak dilakukan dengan niat merayakan ulang tahun seseorang . Tetapi bila dilakukan pada hari seseorang berulang tahun, maka akan terkena hukum haram ber-tasyabbuh bil kuffar, karena  bertemu hukum haram dan halal.
Dalam kondisi seperti ini wajib diutamakan yang haram daripada yang halal sebab kaidah syara’ menyebutkan , “jika bertemu halal dan haram (pada satu keadaan) maka yang haram mengalahkan yang halal.” (Kitab as-Sulam, Abdul Hamid Hakim). Kegiatan yang mengikuti tradisi umat lain dinamakan juga tasyabbuh. Dari Ibnu Umar ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa bertasyabuh dengan suatu kaum, maka ia bagian dari mereka.” [HR. Abu Daud dan Ahmad].
Mudah-mudahan bermanfaat buat kita semua. Amin.


Behind The Birthday’s Party

Pesta ulang tahun identik dengan kue, lilin dan lagu ulang tahun. Penasaran, siapa yang pertama kali menciptakan tradisi ini? Yuk, kita cari tahu!
Meski saat ini, sebagian masyarakat Indonesia mulai menggantikan kue ulang tahun dengan tumpeng, namun tradisi merayakan ulang tahun dengan sajian cake yang dihiasi lilin sejumlah usia yang berulang tahun sambil diiringi lagu “Happy Birthday To You”, masih menjadi pilihan.
Tradisi ini tentu tidak berlangsung dengan sendirinya. Pasti ada yang memulainya. Hal itu pula yang menggelitik huffingtonpost.com untuk melansir sebuah artikel mengenai  sejarah dari tradisi yang mendunia ini.
Menurut situs yang didirikan “The Queen of New Media”, Arianna Huffington ini, ribuan tahun silam, ketika Firaun memakai mahkota di hari yang sama dengan kelahirannya,  bangsa Mesir Kuno menganggapnya sebagai wujud dewa. Sehingga, hari tersebut dianggap penting dan dirayakan berulang kali setiap tahun. Jadi, bisa dikatakan kalau bangsa Mesir Kuno merupakan bangsa pertama yang merayakan hari ulang tahun.
Bangsa Yunani Menambahkan Lilin Saat Ulang Tahun
Sedangkan lilin yang menghiasi kue ulang tahun diperkenalkan pertama kali oleh bangsa Yunani. Setiap merayakan ulang tahun, bangsa Yunani akan mempersembahkan kue berbentuk bulan untuk Artemis dengan beberapa lilin di atas kue. Mereka memakai lilin sebagai refleksi cahaya bulan dan kecantikan. Akhirnya tradisi ini dipakai banyak orang untuk merefleksikan ulang tahun sebagai awal kehidupan baru yang lebih bersinar.
Bangsa Romawi Kuno Mulai Rayakan Ulang Tahun Untuk Orang Biasa
Awalnya,  perayaan ulang tahun hanya boleh diperingati oleh raja dan dewa, namun bangsa Romawi memulai perayaan ulang tahun untuk masyarakat biasa. Orang biasa dapat merayakan ulang tahun dengan teman dan keluarga mereka. Mereka juga mulai mengenal tradisi memberi kado. Pada masa itu, kado yang berharga adalah tepung terigu, minyak zaitun, madu dan keju parut. Namun, hanya pria yang boleh merayakan ulang tahun, sedangkan perempuan  baru diperbolehkan merayakan ulang tahun pada abad ke-12.
Kue Ulang Tahun Pertama Diciptakan Tukang Roti Jerman
Di abad ke-18, perayaan ulang tahun mulai menyebar ke seluruh dunia, bahkan di Tiongkok. Di Jerman, perayaan ulang tahun anak-anak haruslah ramah dan menyenangkan. Untuk membuat suasana lebih menyenangkan, dibuatlah kue ulang tahun yang awalnya berbentuk roti. Lalu di atas roti diberi lilin-lilin yang bila ditiup (mitosnya) dapat mengabulkan harapan.
Kue Ulang Tahun Hanya Untuk Orang Kaya
Pada masa revolusi industri, kue ulang tahun dibuat lebih mewah dan manis, sebagai simbol manisnya pertambahan usia. Pada masa itu, roti dianggap sebagai makanan kelas biasa yang bisa dinikmati semua kalangan. Maka diciptakan kue-kue manis yang bentuknya cantik untuk perayaan ulang tahun keluarga-keluarga kaya. Tapi pada akhirnya, saat semua orang sudah bisa membeli bahan kue dan bisa membuat kue ulang tahun, tradisi ini menyebar ke seluruh dunia.
Lagu "Happy Birthday to You" Awalnya Adalah Lagu Selamat Pagi
Pada tahun 1893, Patty Hill dan Mildred J menulis lagu yang berjudul "Good Morning To All" untuk dinyanyikan oleh siswa-siswa di seluruh dunia. Saat lagu ini sampai di Amerika, keluar berbagai versi lain. Pada tahun 1924, Robert Coleman mengeluarkan buku lagu yang mengganti lirik lagu itu dan diulang-ulang menjadi lagu yang kita tahu sekarang, yaitu "Happy Birthday to You".


Great Celebrations: Tradisi Unik Merayakan Ulang Tahun Di Berbagai Negara

Tidak semua hari itu istimewa, tapi semua hari pasti punya cerita tersendiri, salah satunya hari dimana usia kita bertambah. 
Momen bertambahnya usia memang memberi makna tersendiri bagi siapa saja. Makanya, wajar jika sebagian masyarakat di dunia selalu mengisi hari istimewanya tersebut dengan acara yang spesial.  Uniknya, setiap negara di berbagai belahan dunia, punya bentuk perayaan ulang tahun yang  berbeda. Berikut ini beragam keunikan yang tersaji dalam perayaan ulang tahun di berbagai negara, check it out!
Mesir


Ketika  seorang anak di Mesir berusia setahun, keluarganya akan membuat pesta meriah yang  dipenuhi dengan nyanyian serta tarian.  Pesta perayaan juga dihiasi  dengan berbagai macam jenis bunga dan buah sebagai simbol kehidupan dan perkembangan. Keluarga berharap tumbuh kembang buah hati mereka akan berjalan baik dan senantiasa dijauhkan dari sakit.
India
Perayaan ulang tahun di India,  ditandai dengan cukur rambut karena mencukur rambut dipercaya dapat menjauhkan orang yang berulang tahun dari roh-roh jahat yang berasal dari masa lalu.  Mencukur rambut juga menyimbolkan lahirnya jiwa yang baru. Anak yang berulangtahun akan memakai baju berwarna-warni ke sekolah dan membagikan coklat kepada semua teman sekelasnya.
Inggris

Bagi orang Inggris, kue ulang tahun bukan sekedar makanan yang harus ada saat merayakan ulang tahun. Maknanya, bisa lebih daripada itu. Berdasarkan kepercayaan yang sudah berlangsung lama di Inggris, wajib hukumnya menaruh benda-benda seperti koin dan sarung jari yang dipakai untuk menjahit ke dalam adonan kue.
Penduduk Inggris percaya bahwa jika tamu yang mendapatkan potongan kue berisi koin, maka hidupnya akan makmur. Sementara, yang mendapatkan sarung jari, bakal kesulitan mendapat jodoh.
Kini penduduk Inggris mengganti benda-benda itu sesuatu yang bisa dimakan seperti coklat koin dan permen.
Amerika Serikat
Kemeriahan pesta ulang tahun di Amerika Serikat tidak akan ada artinya tanpa tradisi ini, yaitu... smash-cake! Sesuai  namanya, maka orang yang berulang tahun akan mendapat kue tambahan yang harus dihancurkan atau dibuat berantakan. Meski tradisi ini hanya untuk pesta ulang tahun anak-anak, tapi para remaja bahkan orang dewasa juga banyak yang merayakan ulang tahunnya dengan ritual yang seru ini.
Karibia
Di Kepulauan Karibia, terutama Jamaika, ada tradisi perayaan ulang tahun yang tak kalah uniknya. Keluarga dan teman-teman yang hadir di pesta ulang tahun akan melempari wajah orang yang berulang tahun dengan tepung sehingga menjadi putih. Meski wajahnya bertabur tepung, tapi acara itu sangat membahagiakan hati yang sedang bertambah usia.
Hungaria

Acara ulang tahun unik lainnya terdapat di Hungaria dengan tradisi jewer telinganya. Orang yang berulang tahun harus memasrahkan telinganya untuk dijewer oleh anggota keluarga atau sahabatnya yang hadir dalam pesta. Ritual ini  dilakukan setelah orang yang berulang tahun membuka kado dengan tujuan untuk  memohon berkah umur panjang dan kebahagiaan.
Setelah menjewer, semua hadirin akan menyanyikan lagu yang kalau  diterjemahkan berarti seperti ini:
“Tuhan memberkatimu, hidup begitu lama, sehingga telingamu mencapai pergelangan kaki!”
Jerman

Tradisi lebih unik terdapat di  Jerman. Apabila seorang lelaki sudah mencapai umur 30 tahun dan belum mempunyai pacar , dia harus menyapu tangga di Balai Kota. Apabila tangga sudah bersih, teman-teman yang menghadiri pesta akan melempar sampah-sampah, sehingga tangga kembali kotor dan orang yang berulang tahun harus kembali menyapunya sampai bersih.Acara ini belum berhenti, sebelum ada seorang perempuan  yang memberi ciuman untuk lelaki yang berulang tahun. Meski ada perempuan yang menghampiri dan mencium lelaki yang berulang tahun , belum tentu si perempuan mau jadi pacarnya. Ini sekadar cara untuk menghentikan agar si pria tidak terus-menerus menyapu.
Skotlandia
Perayaan ulang tahun di Skotlandia biasa dilakukan dengan cara memberi tepukan lembut di bagian punggung orang yang ulang tahun. Namun bukan sembarang tepukan. Karena ketika  menepuk punggung orang yang berulang tahun, keluarga atau temannya akan menempelkan secarik kertas berisi catatan mengenai harapan bagi orang yang berulang tahun.
Kanada
Hidung anak perempuan yang berulangtahun di Kanada akan diolesi mentega supaya terhindar dari ketidakberuntungan. Orang Kanada percaya sifat mentega yang licin akan menghindarkan anak dari nasib sial dalam kehidupannya.
Meski terkesan tidak  masuk akal, tapi sampai sekarang sebagian masyarakat Kanada masih melestarikan tradisi ini dalam merayakan ulang tahun anak perempuannya.
Venezuela













Perayaan ulang tahun di Venezeula sangat identik dengan kue dan lilin. Kue dihiasi sedemikian rupa sehingga terlihat cantik dan  dilengkapi dengan sejumlah lilin sesuai dengan umur orang tersebut.
Lilin melambangkan permohonan kepada Tuhan atas umur yang baru. Sebelum lilin itu ditiup, orang yang berulang tahun harus membuat permohonan di dalam hati.  Konon, apabila lilin dapat padam dalam sekali tiup, permohonannya akan terkabul.
Nah, dari sinilah dapat diketahui ternyata acara tiup lilin dalam ulang tahun bersumber dari tradisi di Venezuela, dan kemungkinan juga terjadi dalam masyarakat Amerika Latin pada umumnya.




Para Perempuan, Berkarierlah, Asal...

Perempuan bekerja bukan baru terjadi belakangan ini. Bahkan isteri Rasulullah Saw juga dikenal sebagai pebisnis yang sukses.
Majelis pengajian itu baru saja dimulai ketika seorang perempuan tergopoh-gopoh memasuki ruangan. Penampilannya memang terlihat berbeda dari jamaah lainnya yang kebanyakan mengenakan gamis sederhana. Tema pengajian pada hari itu mengenai harta gono gini dari pasangan yang berpisah karena perceraian dan kematian. Saat ustazah memberi kesempatan bertanya, dia langsung mengacungkan jarinya.
        “Ustazah, dosakah jika saya bekerja?” tanyanya singkat. Pertanyaan itu mungkin terdengar sangat simpel dan sepele. Tapi sesungguhnya, masih banyak perempuan yang merasa pilihan bekerja di luar rumah merupakan hal yang dilarang agama.
Ada tiga pendapat dari para ulama tentang perempuan yang bekerja di luar rumah. Pertama, membolehkan perempuan bekerja tanpa syarat apapun. Kedua, tidak membolehkan sama sekali dan yang ketiga, membolehkan tapi dengan syarat-syarat tertentu. Menurut Sayid Qutb, ulama dan cendekiawan asal Mesir, ajaran Islam lebih dekat dengan pandangan yang terakhir. Karena Islam memang tidak pernah melarang perempuan bekerja.
Lebih lanjut Qutb menjelaskan bahwa Islam membolehkan perempuan bekerja di bidang kemampuannya asal disesuaikan dengan kodratnya sebagai perempuan, baik secara biologis maupun mental.
“Islam tidak pernah melarang perempuan bekerja. Apalagi kalau untuk membantu suami dalam mencari nafkah. Itu jelas pahala ganjarannya.  Yang penting, dia tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga,” kata Mamah Dedeh.
Mamah Dedeh juga menambahkan bahwa perempuan yang bekerja itu jauh lebih kuat dari laki-laki. “Kalau suami sakit, dia bisa benar-benar istirahat karena ada isteri yang mengurusinya. Tapi kalau sudah isteri yang sakit, belum tentu suami bisa melakukan hal yang sama. Isteri yang bekerja, dia harus bangun lebih awal untuk menyiapkan semua kebutuhan keluarga, belum lagi kalau ada anak yang sakit. Sedangkan suami, mau kerja ya tinggal berangkat.”

Rambu Bekerja Untuk Perempuan
Meski Islam membolehkan perempuan bekerja, namun tetap saja ada hal-hal yang membatasi. Agama Islam mengenal yang dinamakan hukum ikthilath tentang berbaurnya laki-laki dan perempuan dalam satu tempat tertentu. Ketentuan ini bisa haram, bisa pula mubah. Akan menjadi haram jika mengandung tiga hal. Yakni, berduaan antara laki-laki dan perempuan, terbukanya aurat perempuan, serta ada persentuhan anggota badan antara laki-laki dan perempuan. Namun, hukum haram ini tidak berlaku untuk mereka yang berprofesi sebagai dokter.
Kesempatan bekerja kepada perempuan juga disebutkan dalam banyak hadis dan pandangan ulama. Namun semua kegiatan tersebut tentunya harus seizin suami bagi yang telah menikah .Dalam bukunya, Syubuhat Haula al-Islam, Muhammad Quthb menjelaskan, “Perempuan pada zaman Rasulullah pun bekerja, ketika kondisi menuntut mereka untuk bekerja. Masalahnya bukan terletak pada ada atau tidaknya hak mereka untuk bekerja karena Islam tidak cenderung mendorong perempuan keluar rumah kecuali untuk pekerjaan-pekerjaan yang sangat penting,  termasuk karena alasan yang menanggung hidupnya tidak mampu mencukupi kebutuhannya.
Sebuah pesan indah dari Rasulullah Saw untuk  mereka yang bekerja, termasuk kaum perempuan bisa menepis semua keraguan itu.   "Sesungguhnya Allah Swt mencintai orang yang melakukan satu pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan profesional (al-itqan)." (HR al Baihaqi, Abu Ya'la, Ibn Asakir) .


        

Sabtu, 25 April 2015

Menaklukkan Hati Si Penggerutu

Punya anak yang suka menggerutu dan membantah, memang ujian tersendiri. Tapi, bukan tidak ada cara menaklukkan hatinya.
Usia Kayla tahun ini menginjak 10 tahun. Kalau melihat  wajahnya yang manis dan pembawaannya yang lincah, orang pasti membayangkan  Kayla adalah anak yang sangat menyenangkan. Sayangnya, dia suka sekali menggerutu, terutama kalau disuruh oleh Ibunya.
Bagi Kayla, segala sesuatu itu seolah sangat menyebalkan. Bahkan disuruh merapikan tempat tidurnya sendiri saja, dia merasa seperti dizalimi oleh sang Bunda.   

Elizabeth Pantley, penulis buku Kid Cooperation dan Perfect Parenting, mengatakan bahwa kunci untuk menghentikan anak-anak yang suka menggerutu dan membantah ucapan orantuanya adalah mencari tahu mengapa mereka melakukan hal tersebut. Menurut Elizabeth, beberapa alasannya bisa jadi disebabkan karena anak ingin mencari perhatian dari orangtua.

Penyebab lainnya, karena seiring pertambahan usianya itu, beberapa anak juga ingin membuktikan bahwa mereka berbeda dengan orangtuanya. Mereka seperti memberi garis batas bahwa orangtua tidak bisa lagi mengontrol hidup mereka. Hal yang tidak bisa diabaikan bahwa tanpa disadari anak sebenarnya juga mengadopsi sikap dan perilaku orangtuanya. Mungkin, Anda sering mengeluh tentang banyaknya pekerjaan di rumah maupun di kantor dan anak dengan cepat merekamnya. Jangan lupa, anak adalah blueprint orangtuanya.
Mulailah Sejak Dini  
Memberikan kewajiban dan tanggungjawab kepada anak juga tidak bisa dengan cara seketika. Ujug-ujug, anak ditugaskan membereskan kamar tidurnya atau menyapu halaman. Ini bisa jadi hal yang sulit dan menyebalkan buat anak ketika tiba-tiba menerima tanggungjawab meski untuk kebersihan kamarnya sendiri.
Mengajak anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah memang merupakan hal yang penuh perjuangan. Meski pun Anda merasa lebih mudah jika mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, tapi jangan pernah menolak bantuan yang ditawarkan anak Anda. Sebagian besar anak yang masih kecil sangat suka membantu pekerjaan rumah, seperti mencuci piring, mengepel rumah dan memasak yang menurutnya hal yang sangat mengasyikkan. 
Sedangkan anak yang beranjak besar, seperti halnya Kayla, biasanya justru mulai menghindari Anda dan membuang muka setiap kali Anda meminta bantuannya.
Menurut Michelle Kennedy dalam buku Last Straw Strategies : Manners, waktu yang paling tepat untuk mulai mengajak anak membantu pekerjaan rumah adalah saat mereka masih kecil. Karena anak-anak masih menganggap pekerjaan rumah sebagai hal yang menyenangkan. “Memang akan lebih cepat jika Anda melakukannya sendiri, tapi Anda juga harus memikirkan tujuan jangka panjang. Pola asuh yang hanya mementingkan hari ini sudah pasti akan menghasilkan anak-anak yang manja. Sedangkan rencana jangka panjang yang ingin diraih adalah si kecil bisa merapikan kamarnya sendiri secepat mungkin,” tulis Michelle.
Tips Menaklukkan Hati Si Penggerutu
1. Lakukan komunikasi yang aktif 
Sikap suka membantah  anak bisa diredam dengan selalu mengajaknya berkomunikasi . Ajukan setiap peraturan dengan disertai penjelasan, sehingga anak mengerti dan tidak mencari-cari alasan membantahnya.
2. Sikapi dengan lemah lembut Sikap keras  justru akan membuat anak semakin membangkang dan itu tidak menyelesaikan masalah. Perilaku marah orangtua juga bisa ditiru dan dijadikan pola bagi anak untuk menyelesaikan masalahnya.
3.Menghargai perilaku positif Selalu memuji dan memberi apresiasi setiap kali anak melakukan hal yang baik sehingga anak  merasa dihargai.
4.Konsisten terhadap aturan yang telah dibuat 
Terapkan peraturan dengan jelas dan menetap, misalnya kalau sudah ditentukan tidur jam 8 malam, patuhi jadwal tersebut dari hari ke hari. Jelaskan apa dampak atau risikonya kalau tidur larut malam. Menerapkan aturan yang konsisten juga melatih anak agar tahu bahwa hidup tak bisa diatur semau-maunya sendiri

5. Introspeksi
Kalau anak tidak mau menurut , maka Anda harus introspeksi diri mengapa si kecil sering membantah. Jangan-jangan karena kesalahan orang tua sendiri yang membuat anak tak mau menurut. Misalnya, karena cara menyuruh atau memberi perintah seperti mendikte, menghardik atau membentak sehingga  si kecil malah memberontak.