Pages

Selasa, 10 Maret 2015

Kue Jahe Nenek


Kalau selama ini hanya bisa menyaksikan kincir angin yang bertengger di atas toko roti Holland Bakery, akhirnya kesampaian juga menjelajah negeri kincir angin dan berdandan ala gadis Holland


Selama tiga hari berada di Belanda, saya berkesempatan menjelajah tempat-tempat menakjubkan di negara yang pernah berabad-abad menjajah Indonesia ini, yaitu Zaanse Schans,Volendam dan Marken. 

Berada di Zaanse Schans seolah berada di tengah-tengah toko roti Holland Bakery. Kota kecil ini berada di tepi laut yang terkenal dengan kumpulan kincir anginnya. Selain menikmati pemandangan laut yang indah, pengunjung berkesempatan melihat keadaan di dalam kincir yang sudah disulap menjadi museum dan toko suvenir. Saya membeli sekaleng kue jahe yang rasanya mengingatkan saya pada kue jahe buatan almarhum nenek saya. Kue itu biasanya dibuat nenek untuk disajikan saat lebaran. 

Sebelum memasuki kawasan Zaane Schans terdapat pemukiman yang rumah-rumahnya masih berarsitektur kuno dan sebagian besar berwarna hijau pekat. Selanjutnya melintasi jembatan yang akan terangkat jika ada kapal yang melewatinya. 

Dari Zaanse Schans perjalanan dilanjutkan ke Volendam yang terkenal sebagai desa nelayan dan salah satu penghasil keju terbaik di dunia. Tidak hanya menyinggahi pabrik keju dan menyaksikan proses pembuatannya, saya dan teman saya, Indri tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto dengan pakaian tradisional Belanda. Mirip gadis yang ada di kaleng susu merek Cap Nona...

Di tengah cuaca dingin dan kencangnya angin laut, saya menyeberang ke Marken dengan menaiki feri untuk menikmati aroma khas Belanda lainnya termasuk mengunjungi tempat pembuatan klompen Belanda yang terkenal itu. 





Barisan rumah tradisional di Zaan Schans














  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar